Makna yang Disampaikan Asmat Melalui Seni Ukir Patung Kayunya

In News

ywcan.org – Sebagai satu dari ribuan suku yang mendiami Indonesia, nama Asmat yang cukup terkenal di dunia adalah bukti dari betapa unik dan berharganya kebudayaan suku Asmat. Tinggal di bagian paling barat Nusantara–tepatnya Papua–membuat budaya mereka begitu kental dan asli, serta berbeda dari budaya di belahan bumi mana pun. Salah satu keunikan budaya Asmat yang utama yaitu seni ukir patung kayunya.

Bagi orang-orang Asmat, ukiran patung kayu mereka memang bukan hanya sekadar seni, melainkan salah satu bentuk dari nilai-nilai spriritualitas. Suku ini memang memegang teguh kepercayaan dan tradisi mereka yang sudah dimulai sejak dulu kala. Pola hidup dan kebudayaan yang dipegang teguh inilah yang semakin membuat budaya Asmat menjadi semakin tinggi nilainya di mata dunia.

Salah satu ciri khas patung Asmat adalah bentuk atau motif ukirannya. Masing-masing mengandung keunikan dan makna tersendiri yang dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat Asmat sampai sekarang.

Motif Manusia

Motif manusia adalah salah satu motif yang paling sering diukir oleh orang Asmat dalam seni ukir patungnya. Dari mulai patung yang menyerupai manusia hingga bagian-bagian tubuh manusia seperti alat kelamin yang mengandung makna kesuburan, telapak tangan sebagai lambang kehidupan roh nenek moyang, mata dan mulut yang menyatakan perhatian pada nenek moyang, hingga perut manusia yang menyatakan kemakmuran.

Motif Binatang

Orang Asmat juga kerap menggunakan binatang sebagai simbol-simbol atas kepercayaan mereka. Misalnya sirip buaya yang melambangkan keberanian, kelelawar yang melambangkan kebaikan atau keburukan manusia, dan burung kasuari sebagai lambang keselamatan.

Motif Alam Sekitar

Motif alam sekitar dalam seni ukir patung kayu Asmat di antaranya meliputi pohon beringin yang berarti kepercayaan terhadap roh leluhur, buih air yang berarti kehadiran roh-roh leluhur, dan daun pakis yang berarti darah manusia.

Semua motif tersebut diukir sendiri oleh orang Asmat menggunakan keterampilan tangan yang seperti sudah mendarah daging. Uniknya kebudayaan dan seni ukir patung kayu Asmat ini lah yang menghantarkan Indonesia pernah meraih gelar juara pada pentas seni budaya internasional. Patung ukir Asmat oleh mancanegara dianggap sebagai sesuatu yang kreatif, unik, dan tidak tertandingi. Kayu pohon biasa yang tadinya tidak begitu bernilai bisa disulap menjadi suatu karya seni yang tinggi sekali nilainya. Patung ukir Asmat bahkan bisa dihargai milyaran rupiah oleh dunia, dilihat dari tingkat kerumitan ukiran dan motif yang unik serta kandungan nilai budaya di dalamnya.

seni ukir asmat

Recommended Posts